Rusunami Dihentikan?

admin's picture

Sabtu, 27 Februari 2010 | 03:35 WIB

Jakarta, Kompas - Pengembang terpaksa menghentikan pembangunan rumah susun sederhana milik atau rusunami. Sebagai gantinya, pengembang kini menawarkan apartemen sederhana milik dengan harga Rp 200 juta hingga Rp 300 juta per unit.

Di Rumah Susun Sederhana Milik Sentra Timur, Pulo Gebang, Jakarta Timur, penawaran rumah susun sederhana milik bersubsidi dihentikan.

Harga jual semua unit rumah susun dinaikkan sebesar Rp 30 juta-Rp 50 juta per unit, terhitung mulai 27 Februari 2010.

Rizal, Marketing Rusunami Sentra Timur, Kamis (25/2), mengemukakan, harga unit rumah susun subsidi seluas 36 meter persegi yang semula dijual Rp 144 juta naik menjadi Rp 200 juta.

Adapun harga unit tipe 25 meter persegi naik dari Rp 99 juta jadi Rp 120 juta. Pembangunan rusunami yang kini dalam penyelesaian berjumlah tiga menara dari target 11 menara.

Pembangunan delapan menara selebihnya akan berupa apartemen sederhana milik atau anami. ”Kami sudah tidak lagi menawarkan rumah susun bersubsidi. Semua hunian kini dikomersialkan berupa apartemen sederhana,” ujar Rizal.

Berdasarkan ketentuan pemerintah, harga rusunami subsidi dipatok maksimum Rp 144 juta per unit, dengan luas hunian 21 meter persegi-36 meter persegi.

Rusunami ditujukan bagi masyarakat menengah ke bawah dengan penghasilan maksimum Rp 4,5 juta per bulan. Subsidi itu berupa uang muka rumah dan subsidi selisih bunga.

Tidak bisa dicegah

Deputi Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat Zulfi Syarif Koto mengakui, banyak pengembang rumah susun yang menghentikan di tengah jalan komitmen mereka untuk membangun rusunami subsidi.

Namun, kata dia, hal itu tidak bisa dicegah karena tidak ada aturan yang mewajibkan pengembang membangun rumah susun sederhana subsidi.

”Pemerintah tidak bisa memberikan sanksi bagi pengembang yang tidak menepati komitmen awal. Namun, target pembangunan 1.000 menara rumah susun sederhana terancam tidak tercapai,” ujar Zulfi.

Dia berpendapat pertumbuhan rusunami bersubsidi kurang bergairah karena biaya produksi meningkat, sedangkan pengembang tidak memperoleh insentif berupa kemudahan perizinan dari pemda.

Dampaknya, sebagian pengembang lebih gencar menjual rumah susun nonsubsidi dan apartemen sederhana. ”Meskipun pembangunan rumah susun bersubsidi kurang bergairah, tetapi hikmahnya kini semakin banyak dibangun apartemen untuk kelas menengah,” ujar Zulfi.

Menurut Zulfi, pemerintah sedang mengkaji revisi aturan mengenai rumah susun bersubsidi. Beberapa opsi di antaranya, ukuran hunian diperluas menjadi 45 meter persegi, harga patokan rumah susun subsidi dicabut, ataupun kriteria penghasilan konsumen bersubsidi dinaikkan menjadi Rp 6 juta per bulan.(LKT)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/02/27/0335133/Rusunami.Dihentikan.

Comments

ruthbaiyn's picture

car insurance quotes proclaim

car insurance quotes proclaim Desideratum health insurance drugmaker Acrobat

taufik rafli's picture

Saya setuju dihentikannya pemakaian istilah 'Rusunami'

Banyak warga masyarakat tertawa mendengar istilah 'Rusunami' dan tidak sedikit pula yang mengernyitkan dahi; Apa itu Rusunami ?

Kalau dikonotasikan dengan 'tsunami' .. tentunya terkesan 'angker'.

Karena saya sudah memiliki 1 unit di salah satu tower di Gateway, maka saya setuju istilah 'rusunami' dihentikan .. dan diganti dengan sebutan 'Apartemen'.

Nah, setelahnya ... tentu saja harga akan terus meningkat.

Terima kasih.

pio's picture

Menpera apa pengembang yang menghentikan ?

Saya jadi bingung akan berita ini. Niat saya adalah mengambil 1 unit rusunami dengan KPA subsidi yang merupakan bagian proyek 1000 Menara.
Bulan Juli saya booking 1 unit di apartemen Sunter Park View yang merupakan apartemen subsidi dan sudah berijin dari Menpera. DP pun dibayar berangsur dan lunas 11 februari 2010. Kelengkapan dokumen sudah diberikan sejak awal januari 2010. Pada tanggal 15 April panggilan wawancara dengan pihak BTN. Alangkah terkejutnya saya akan penjelasan BTN yang mengatakan skema apartemen subsidi dari menpera tidak jelas. Akibatnya saya harus menanggung sendiri ppn 10% dan bunga KPA ikut yang komersil yaitu 12.75%. Developer pun hanya diam tak mampu apa2 karena itu meruapakan kebijakan menpera. Padahal dari bayangan awal bunga KPA hanya 9.85% tenor 4thn. Apakah teman2 yang lain mengalami hal serupa atau malah interview diundur melulu akibat karena pihak developer dan BTN tidak berani menjelaskan hal ini. Apakah ini kebohongangan publik ?

afiastefika's picture

Kalimalang Residence kapan jadi?

Saya Afia Stefika, pembeli Kalimalng Residence. Sejak Maret 2008 saya sdh menyerahkan berkas yang dibutuhkan ke Bank BTN Dewi sartika, uang pun sudah terbayar kira2 50an juta namun hingga kini belum ada kabar berita mengenai perkembangan dari kredit yang saya ajukan. Tower pun sudah saya pindah dari yang semula A ke C, saya liat setiap hari kok pembangunannya tidak ada perkembangan? Sepi, tidak ada orang yang bekerja dalam pembangunan Kalimalang residence, gedungnya seperti terbengkalai. Hanya bangunan yang setengah jadi. Lalu bagaimana nasib saya dan pembeli yang lain? mhn infonya. TQ

romeo332's picture

green park view

trimakasih green park view, sy sudah serah terima kunci periode I ( lantai 2 sampai lantai 5) pada bulan feb 10 kemarin dan setelah saya perhatikan unit yg saya terima masih banyak yg harus di benahin/di perhatikan.

*kwalitas keramik lantai berkesan palingmurahan dan cendrung tidak rapi ( warnakeramik coklat berkesan ruangan mengecil, saran baiknya ganti warna putih aja )
*instalasi pipa listrik pada plafon yg semrawut
*gagang pintu utama dan kamar ,balkon ,kamar mandi cendrung copot/kendor
*air hujan masuk lewat jendela kamar depan apabila hujan
*jarak titik lampu pd balkon terlalu dekat dengan daun pintu balkon (hati hati apabila membuka pintu balkonnya bolam lampunya bisa pecah.
*lantai keramik pada kamar mandi tidak rata air cendrung tergenang di tengah lantai kamar mandi/tidak ngalir )
* kebocoran pada shower kamar mandi
* ada kebocoran pada kitchen zinc
* plesteran pada dinding pojokan tidak rapi/ retak.

itulah bagian yg harus di benahinyg ditemukan pada unit saya ( informasi yg saya terima serah kunci periode ke II rencananya akan di lakukan pada pertengahan bln April lantai 6 sampai lantai 12 )

taufik rafli's picture

Ya ampun - banyak sekali komplainnya, mBak ?

Tapi ini tidak terjadi di Gateway Ciledug.

Kualitas Developer juga ikut menentukan mutu produknya .. agaknya.

dowfik's picture

developer

post dong developer mana yang bagus dan yang kurang....

mas taufik ini gateway ciledug developernya sapa?